MENU UTAMA
JURNAL - GRAHITA
Jurnal GRAHITA merupakan jurnal ilmiah yang berfokus pada publikasi hasil kegiatan pengabdian kepada masyarakat, khususnya penerapan ilmu pengetahuan, teknologi, inovasi, dan pemberdayaan masyarakat dalam bidang pertanian dan pembangunan berkelanjutan. Jurnal ini mengutamakan kegiatan pengabdian yang berorientasi pada peningkatan produktivitas pertanian, kesejahteraan petani, pengembangan potensi lokal, serta penerapan teknologi tepat guna untuk mendukung kemandirian dan keberlanjutan masyarakat.
Ruang lingkup Jurnal GRAHITA meliputi bidang-bidang berikut.
Pemberdayaan petani dan kelompok tani.
Penerapan teknologi pertanian tepat guna.
Budidaya tanaman pangan, hortikultura, perkebunan, dan tanaman lokal.
Pengembangan pertanian organik dan pertanian berkelanjutan.
Pengelolaan kesuburan tanah, pemupukan, dan pengendalian hama serta penyakit tanaman.
Pengembangan agribisnis, kewirausahaan pertanian, dan manajemen usaha tani.
Pengolahan hasil pertanian dan diversifikasi produk pertanian.
Peningkatan nilai tambah, mutu, pengemasan, dan pemasaran produk pertanian.
Digitalisasi pertanian, pertanian presisi, dan pemanfaatan teknologi informasi dalam kegiatan pertanian.
Penguatan kelembagaan petani, koperasi, dan kelompok usaha pertanian.
Penerapan teknologi budidaya dan pengelolaan peternakan.
Peningkatan kualitas pakan, kesehatan ternak, dan produktivitas peternakan.
Pengembangan usaha peternakan berbasis potensi lokal.
Budidaya perikanan air tawar dan pengelolaan sumber daya perikanan.
Pengolahan dan pemasaran produk peternakan serta perikanan.
Pemberdayaan kelompok peternak dan pembudidaya ikan.
Pengelolaan limbah pertanian dan peternakan.
Pemanfaatan limbah organik menjadi kompos dan pupuk organik.
Konservasi tanah dan air serta pengelolaan sumber daya alam.
Pengembangan energi terbarukan berbasis potensi lokal.
Edukasi lingkungan dan penguatan partisipasi masyarakat dalam pelestarian lingkungan.
Mitigasi perubahan iklim dan adaptasi masyarakat pada sektor pertanian.
Pengembangan pangan lokal dan diversifikasi pangan.
Peningkatan kualitas dan keamanan produk pangan.
Teknologi pengolahan dan pengawetan hasil pertanian.
Pengembangan usaha pangan berbasis masyarakat.
Pemberdayaan masyarakat dalam mendukung ketersediaan, akses, dan pemanfaatan pangan.
Pengembangan sistem distribusi dan pemasaran pangan lokal.
Penerapan sistem informasi untuk mendukung kegiatan pertanian.
Pemanfaatan aplikasi digital untuk pemasaran produk pertanian.
Pelatihan literasi digital bagi petani dan pelaku UMKM.
Penerapan kecerdasan buatan, Internet of Things (IoT), dan teknologi sensor dalam sektor pertanian.
Pengembangan sistem pendukung keputusan dan pengelolaan data pertanian.
Pemanfaatan platform digital untuk meningkatkan akses informasi, produktivitas, dan daya saing masyarakat.
Pengembangan usaha mikro, kecil, dan menengah berbasis potensi lokal.
Pendampingan kewirausahaan dan pengelolaan keuangan usaha.
Digital marketing dan pengembangan pasar produk lokal.
Inovasi produk, pengemasan, dan peningkatan nilai jual hasil usaha masyarakat.
Pengembangan ekonomi kreatif dan usaha berbasis sumber daya lokal.
Penguatan koperasi, kelompok usaha, dan ekonomi desa.
Pendidikan dan pelatihan keterampilan berbasis kebutuhan masyarakat.
Peningkatan kompetensi petani, peternak, nelayan, dan pelaku usaha.
Transfer pengetahuan dan teknologi kepada masyarakat.
Pendampingan kelompok masyarakat dalam penerapan inovasi.
Pengembangan kapasitas sumber daya manusia untuk mendukung pembangunan daerah.
Edukasi kesehatan dan perilaku hidup bersih dan sehat.
Peningkatan kesadaran masyarakat terhadap gizi dan pangan sehat.
Pengembangan pemanfaatan tanaman lokal untuk mendukung kesehatan sesuai ketentuan yang berlaku.
Pemberdayaan masyarakat dalam meningkatkan kualitas hidup dan kesejahteraan keluarga.
Pemberdayaan masyarakat desa berbasis potensi sumber daya lokal.
Pengembangan desa mandiri dan desa berbasis inovasi.
Penguatan kelembagaan dan partisipasi masyarakat.
Pengembangan pariwisata berbasis pertanian (agrowisata) dan potensi lokal.
Pengembangan program pemberdayaan untuk mendukung pembangunan berkelanjutan.
Jurnal GRAHITA mengutamakan artikel yang menunjukkan keterlibatan aktif masyarakat atau mitra, penerapan solusi yang sesuai dengan kebutuhan lapangan, capaian kegiatan yang dapat dievaluasi, serta potensi keberlanjutan dan replikasi program. Artikel di luar bidang pertanian tetap dapat dipertimbangkan sepanjang sesuai dengan fokus pengabdian kepada masyarakat dan kebijakan editorial jurnal.