Manajemen Referensi

MANAJEMEN REFERENSI

Jurnal GRAHITA – Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat

Jurnal GRAHITA mendorong penulis untuk menerapkan manajemen referensi secara sistematis, konsisten, dan akurat dalam penyusunan artikel ilmiah pengabdian kepada masyarakat. Pengelolaan referensi yang baik bertujuan menjaga integritas akademik, memudahkan penelusuran sumber ilmiah, serta meningkatkan kualitas dan kredibilitas artikel yang diterbitkan.

1. Ketentuan Umum Referensi

Penulis wajib memperhatikan ketentuan berikut dalam mengelola kutipan dan daftar pustaka:

  1. Seluruh sumber yang dikutip dalam naskah harus dicantumkan dalam daftar pustaka, dan setiap referensi dalam daftar pustaka harus dirujuk dalam naskah.

  2. Referensi harus relevan dengan topik, tujuan, metode, dan hasil kegiatan pengabdian kepada masyarakat.

  3. Penulis dianjurkan menggunakan sumber ilmiah yang kredibel, seperti artikel jurnal, prosiding ilmiah, buku akademik, dan dokumen resmi dari lembaga yang berwenang.

  4. Penulis dianjurkan memprioritaskan referensi primer dan publikasi terbaru yang relevan, tanpa mengabaikan sumber klasik yang masih penting.

  5. Informasi bibliografi, termasuk nama penulis, tahun terbit, judul, nama jurnal, volume, nomor, halaman, dan DOI atau URL, harus ditulis secara akurat.

  6. Penulis tidak diperkenankan mencantumkan referensi yang tidak benar, tidak dapat diverifikasi, atau tidak benar-benar digunakan dalam penyusunan artikel.

2. Gaya Penulisan Referensi

Penulisan kutipan dan daftar pustaka Jurnal GRAHITA menggunakan gaya American Psychological Association (APA) edisi ke-7 (APA 7th Edition).

Kutipan dalam teks menggunakan sistem nama penulis dan tahun publikasi.

Contoh kutipan:

  • Satu penulis: (Siregar, 2024).

  • Dua penulis: (Siregar & Harahap, 2024).

  • Tiga penulis atau lebih: (Siregar et al., 2024).

  • Kutipan naratif: Siregar (2024) menjelaskan pentingnya penerapan teknologi dalam pemberdayaan masyarakat.

Daftar pustaka disusun berdasarkan urutan alfabetis nama belakang penulis pertama.

3. Contoh Penulisan Daftar Pustaka

a. Artikel Jurnal

Nama belakang, Inisial nama depan. (Tahun). Judul artikel. Nama Jurnal, volume(nomor), halaman. DOI atau URL

Contoh format:

Siregar, A. B., & Harahap, C. D. (2024). Pemberdayaan kelompok tani melalui penerapan teknologi pertanian. Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat, 5(2), 100–110. https://doi.org/xxxxx

b. Buku

Nama belakang, Inisial nama depan. (Tahun). Judul buku. Penerbit.

c. Prosiding Seminar

Nama belakang, Inisial nama depan. (Tahun). Judul artikel. Dalam Nama prosiding (halaman). Penerbit atau penyelenggara. DOI atau URL jika tersedia.

d. Sumber dari Situs Web Resmi

Nama lembaga atau penulis. (Tahun, tanggal bulan jika tersedia). Judul dokumen atau halaman. Nama situs jika berbeda dari nama penulis. URL

Contoh-contoh di atas merupakan pola penulisan. Penulis harus menggantinya dengan data dari sumber yang benar-benar digunakan.

4. Penggunaan Aplikasi Manajemen Referensi

Penulis dianjurkan menggunakan aplikasi manajemen referensi untuk membantu pengumpulan, pengorganisasian, pengutipan, dan penyusunan daftar pustaka. Aplikasi yang dapat digunakan antara lain:

  • Mendeley untuk mengelola referensi dan menyisipkan kutipan secara otomatis.

  • Zotero untuk menyimpan, mengorganisasikan, dan mengutip sumber ilmiah.

  • EndNote untuk mengelola pustaka dan menyusun sitasi dalam berbagai gaya.

Penulis harus memastikan bahwa gaya sitasi yang dipilih dalam aplikasi sesuai dengan APA edisi ke-7 dan hasil otomatisasi telah diperiksa kembali sebelum naskah dikirimkan.